4 Musisi Sukses Kolaborasikan Musik Digital dengan Musik Tradisi, Membanggakan!

KANDHANI.COM – Penggemar musik digital kian hari kian bertambah. Terlebih genre Electronic Dance Musik atau EDM yang makin memiliki panggung dan laris dengan berbagai festival besar. Pasalnya, musik ini memang makin hits dan terus menggaung di berbagai tempat umum. Kamu pasti sering denger, kan, jika mengunjungi mal, agenda bazaar, car free day, sampai event musik pasti nggak ketinggalan memberikan panggung untuk musik EDM.

DJ yang mempopulerkan EDM seperti Calvin Harris dan David Guetta pun terus bikin terobosan dengan mengolaborasikan musik digital dengan genre lain, seperti pop hingga RnB.

Indonesia pun nggak ketinggalan dengan tren musik ini. Hebatnya, musik digital pun ternyata bisa dikolaborasikan dengan musik tradisi. Hasilnya, jauh lebih keren dan nggak kalah seru untuk dinikmati.

Nggak percaya?Cek deh, karya anak muda yang berhasil membuat EDM klik dengan musik tradisi yang membanggakan ini :

1. Alffy Rev

Musisi ini berasal dari Mojokerto, Jawa Timur kelahiran 18 Juni 1995. Alffy Rev salah satu komposer muda  dengan menggunakan LaunchPadPro sebagai media untuk mengapresiasikan karya musiknya. Mengawali karir di tahun 2011, Alffy Rev sempat mengeluarkan musik bergenre EDM yang dicampur dengan alat musik tradisional jawa. Lagu dolanan ini beneran bikin kamu akan ketagihan. Cek deh hasil karya spektakulernya ini :

2. Eka Gustiwana

Eka Gustiwana Putra atau yang lebih dikenal dengan nama Eka Gustiwana merupakan musisi kelahiran Jakarta 1 Agustus 1989. Karier Eka Gustiwana di industri musik diawali dengan tergabungnya dalam salah satu grup band yang bernama Warnahati sekitar tahun 2008 dan kini telah berubah nama menjadi DeVan.

Musisi ini juga sempat mengeluarkan beberapa lagu yang mencampurkan unsur budaya lokal dengan musik EDM. Kamu bisa mendengar eksperimennya nggak cuma lewat alat musik tradisional tetapi juga penggunaan bahasa daerah  dari beberapa suku yang ada di Indonesia. Keren, kan!

 

Baca Juga :

Demam Musik Disko, Ini 5 Lagu yang Bikin Sah Jadi Anak 80an

3. Libertaria

Digawangi oleh musisi multi talenta Kill The DJ dan Balance yang sudah malang melintang dengan grup Java Hip Hop. Libertaria sukses membuat musik digital berkolaborasi dengan dangdut. Walaupun sedikit berbeda dengan EDM tetapi ritme elektronik yang dihasilkan juga membuat kamu akan bergoyang. Mengusung genre baru yaitu post dangdut elektronika, lagu Kewer-Kewer yang dipopulerkan sejak tahun 2016 ini makin asyik didengar di tahun 2018. Libertaria memang sungguh visioner yaaa…

4. Mardial Muziek

Serupa dengan Libertaria yang mengusung dangdut dengan elektronik, Mardial Muziek alias Mamang Kesbor ini memilih dangdut koplo untuk dikolaborasikan dengan musik digital. Musisi kelahiran Jakarta ini memang sudah memulai karier di industri musik sejak tahun 2010 dengan menjadi dubstep produser.

Popularitas Mardial meningkat saat dia membuat lelucon aplikasi yang bernama Koplofy. Uniknya, lewat aplikasi ini, semua genre musik bisa diubah jadi musik Koplo digital. Kerennya, agar tetap terasa kekuatan lokalnya, Mardial selalu menggunakan suling khas Sunda sebagai dominan suara untuk musik digital.

Makin Jadi Ngerti, Ya Kandhani Aja!


Abtiansyah Rachmadhana Darussalam