Belajar Aksara Jawa Kuno dengan Seru, Gabung di Komunitas Sraddha!

KANDHANI.COM – Teknologi yang terus maju dan canggih ternyata nggak membuat beberapa generasi muda lupa dengan budaya yang dijunjungnya. Terutama bagi anak-anak muda di Kota Solo, kota yang sangat kental dengan sejarah dan budaya. Hal ini dibuktikan oleh Rendra Agusta yang terpanggil untuk berkontribusi melestarikan kebudayaan Jawa.

Berkat kegigihannya, Rendra dan kawan-kawan menggagas komunitas yang mengajak mahasiswa, akademisi, praktisi, komunitas pencinta atau pelestari budaya dan masyarakat umum untuk belajar aksara dan kesusastraan jawa dengan wadah Sraddha.

Awal mula berdirinya Sraddha

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Komunitas Śraddhā (@sraddhainstitute) on


Sraddha merupakan salah satu komunitas pegiat kesusastraan Jawa Kuna yang berada di Solo. Komunitas yang berdiri pada tahun 2016 tersebut awalnya merupakan kegiatan internal dari segelintir mahasiswa jurusan Sastra Jawa (bidang skripsi Filologi) dari 3 kampus terkemuka di Indonesia yakni UNS, UI, dan UGM.

Awal tahun 2017 Sraddha memberanikan diri untuk membuka kelas kajian kesusastraan Jawa Kuna untuk umum. Sraddha mengadakan 3 kali kelas di ruang naskah Museum Radya Pustaka dan 2 kali kelas lapangan di Lereng Lawu dan Merapi.

Diluar dugaan antusias masyarakat untuk mengikuti kelas ini sungguh luar biasa. Maka dari itu Sraddha mendapat dukungan penuh dari perorangan maupun instansi dan kini Sraddha telah bekerja sama dengan Dinas Kebudayaan Surakarta, BPCB Jateng- DIY, Balai Bahasa Jateng-DIY, dan beberapa perpustakaan di Surakarta dan Yogyakarta.

Belajar dengan cara yang fun

Sraddha memiliki kelas kajian terhitung sejak tahun 2017. Antusias masyarakat yang luar biasa tentunya menjadi salah satu alasan Sraddha melanjutkan program tersebut. Aktivitas Sraddha pun mendapatkan dukungan dan justru mendapatkan tempat di museum Radya Pustaka. Beberapa kajian yang dilakukan pun beragam seperti aksara, sastra, bahasa dan juga budaya.

Tidak hanya memiliki kelas kajian di dalam ruangan saja, Sraddha juga memiliki kelas lapangan yang biasa dilaksanakan. Hal ini yang membuat banyak anggota semakin tertarik karena ada observasi sehingga mendapat bekal yang matang. Asyiknya, selain mempelajari kebudayaan Jawa, jika bergabung maka kamu juga bisa sekaligus mengunjungi ke tempat-tempat bersejarah dan tahu banyak informasinya yang detail.

 

Lihat postingan ini di Instagram

 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Komunitas Śraddhā (@sraddhainstitute) pada

Bagaimana sih cara bergabung dengan Sraddha?

Menurut Rendra, Ketua Komunitas Sraddha terbuka bagi yang ingin  belajar mengenal kesusastraan Jawa Kuno. ‘Nggak perlu repot-repot jika ingin bergabung, tidak ada persyaratan khusus yang penting adalah niat dan konsistensi selama mengikuti komunitas,”jawab Rendra tersebut.

Sambil berpromosi, Rendra juga mengungkapkan bahwa dalam waktu dekat Sraddha akan membuka kelas observasi, tepatnya pada tanggal 7 Desember hingga 9 Desember 2018 mendatang.

 

Makin Jadi Ngerti, Ya Kandhani Aja!


Nanda Oktavia Mega U

Editor : Wildan Namora | Gambar Utama : IG @sraddhainstitue