Istimewa, Kunjungi Destinasi Wisata Ini Dijamin Jadi Makin Sayang Ibu

KANDHANI.COM – Sudahkan kamu menyiapkan daftar liburan untuk akhir minggu? Jika belum, ada tempat-tempat yang wajib kamu kunjungi khusus untuk menyambut hari Ibu. Selain tempatnya yang unik dan menarik, ada pesan moral yang terkandung dalam tempat tersebut. Kunjungi beberapa tempat wisata ini yang bisa bikin kamu ingat perjuangan dan pengorbanan seorang ibu.

1. Batu Malin Kundang

 

View this post on Instagram

 

A post shared by ASEAN (@asean) on

Siapa sih yang tidak tahu tentang legenda Si Malin Kundang. Cerita rakyat tentang legenda batu Malin Kundang memang tersohor di seluruh nusantara. Menurut legenda batu Malin Kundang dulunya merupakan seorang anak yang durhaka terhadap ibunya, kemudian sang ibu berdoa kepada Yang Maha Kuasa untuk memberikan pelajaran kepada puteranya, dan jadilah anaknya sebentuk batu.

Destinasi ini terletak di Pantai Air Manis, Aje Mani, Padang Selatan, Padang, Sumatera Barat. Tempat ini menjadi salah satu objek yang diminati oleh para wisatawan saat berkunjung ke Padang. Tidak hanya wisatawan lokal, wisatawan dari mancanegara pun sering berkunjung ke Pantai Air Manis.

2. Tangkuban Perahu

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Ade Rachmat IZ. (@vladxyz) on

Bagi masyarakat Indonesia tentunya tidak asing dengan Legenda Tangkuban Perahu kan. Menurut legenda ada seorang anak bernama Sangkuriang yang ingin memperistri ibu kandungnya, Dayang Sumbi. Kemudian sang ibu memberi syarat agar si anak gagal memperistri dirinya. Sangkuriang diberi syarat agar membendung sungai Citarum dan membuat perahu, namun ia gagal dan menendang perahu hingga terbalik dan jadilah Gunung Tangkuban Perahu.

Gunung Tangkuban Perahu terletak di daerah Lembang, Bandung. Telepas dari legenda, menurut penelitian Gunung Takuban Perahu terbentuk karena Letusan Gunung Sunda Purba yang meletus sekitar 50.000 tahun yang lalu. Ada tiga kawah yang terkenal di Gunung Tangkuban Perahu, seperti Kawah Domas, Kawah Upas, Kawah Ratu.

3. Bukit Shafa Marwah

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Moslem Brother (@aliabdullah883) on

Mau jadi ngerti nggak? Mengapa bisa Bukit Shafa dan Marwah sebagai tempat yang wajib kalian tahu. Mungkin bagi masyarakat yang memeluk agama Islam tahu sejarah dari Bukit Shafa dan marwah. Ada perjuangan seorang ibu mencarikan air untuk anaknya yang kehausan. Ibu itu bernama Siti Hajar dan anaknya Nabi Ismail, beliau adalah seorang perempuan sekaligus ibu yang tabah. Siti Hajar mencari air dengan berlari dari Bukit Shafa ke Bukit Marwah begitu sebaliknya sampai tujuh kali. Kemudian peristiwa ini dijadikan proses ibadah haji untuk umat Islam.

Bagi umat Islam yang sudah melaksanakan ibadah haji pasti pernah melakukan Sa’i, berlari dari Bukit Shafa ke Bukit Marwah begitu sebaliknya sampai tujuh kali. Bukit ini terletak di dekat Masjidil Haram, Mekah. Nah jangan sekali-kali melupakan perjuangan seorang ibu ya.

4. Taj Mahal

 

View this post on Instagram

 

A post shared by 《GRACE》 (@skipwithgrace) on

Jika Romeo dan Juliet adalah simbol cinta dari Italia, lain halnya yang dengan simbol cinta yang berada di India. Di negara ini, sebuah bangunan bernama Taj Mahal yang didirikan oleh Raja Shah Jahan seorang penguasa dari Kerajaan Mughal, digadang sebagai lambang cinta. Bangunan ini didirikan untuk istrinya yang meninggal saat melahirkan anak ke-14. Berat ya menjadi seorang Ibu.

Taj Mahal terletak di Agra, India dan merupakan salah satu dari tujuh keajaiban dunia. Pada Tahun 1983 Taj Mahal masuk sebagai warisan dunia UNESCO. Seiring bertambahnya zaman Taj Mahal adalah bukti dari kekokohan cinta dan perjuangan seorang ibu. Jadi jangan berani untuk melawan ibu ya.

5. Telapak Kaki Ibu

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Om Beng-Bambang Wijanarko (@roybw) on

Perlu kalian ingat bahwa kemanapun tempat kamu pergi, sejauh apapun kaki melangkah, tempat terindah yang wajib dikunjungi adalah telapak kaki ibu. Bukan deru hujan untuk merenungi segala gundah gulana, bukan pulau Hawaii sebagai surga dunia. Atau bahkan Antartika untuk mengagungkan indahnya aurora, tetapi bias air matanya sebagai renungan yang atas sikap kamu yang bikin kecewa. Telapak kaki ibulah yang sebenarnya menjadi surga dunia.

Ingat kembali pengorbanan dan perjuangan yang telah ibu lakukan untukmu. Selamat Hari Ibu.

Makin Jadi Ngerti, Ya Kandhani Aja!


Wahyu Septiadi Hutomo

Editor : Wildan Namora