Kelas Kreatif BUMN di Udinus Ajak Milenial Gali Potensi Lokal Jadi Bernilai

KANDHANI.COM – PT Petrokimia Gresik, anak usaha PT Pupuk Indonesia menggelar kelas kreatif di Universitas Dian Nuswantoro pada Hari Sabtu, 6 April 2019. Kegiatan ini merupakan bagian dari BUMN Goes To Campus (BGTC) dan menyasar generasi milenial kreatif di Jawa Tengah. Kelas kreatif yang diadakan di Udinus ini mengambil tema “Creative Day : Millenial Start Your Creative Moment” dan membuka enam kelas, yaitu : Kelas Kopi, Kelas Cokelat, Kelas Florist, Kelas Eceng Gondok, Kelas Mangrove dan Kelas Public Relations.

Salah satu kelas yang menarik perhatian adalah kelas eceng gondok. Berbagai kreativitas mengolah eceng gondok diberikan oleh Team Bengok Craft, perkumpulan muda mudi asal Desa Kesongo, Rawa Pening, Tuntang, Semarang. Kumpulan anak muda yang bertekad mengangkat potensi lokal lewat kreativitas untuk go nasional bahkan internasional.  Ada banyak ragam kreasi seni yang dihasilkan Team Bengok Craft antara lain gelang, topi, notes, sandal, sling bag, dll.

Ajak milenial lirik potensi lokal

Ide kreatif ini muncul ketika melihat banyaknya tanaman eceng gondok di sekitaran Rawa Pening. Banyak yang menganggapnya hanya menjadi tanaman pengganggu, khususnya para nelayan yang menjadi kesulitan saat ingin mencari ikan. Sedikit orang yang memanfaatkan eceng gondok, maka Team Bengok Craft berupaya memanfaatkan  eceng gondok menjadi barang bernilai guna tinggi. Selain menghasilkan barang, Team Bengok Craft juga berupaya untuk menaikkan taraf hidup warga sekitar dan para petani eceng gondok.

Nama Bengok Craft sendiri yang dipilih menurut salah satu penggagasnya Firman Setyaji menggabungkan potensi kearifan lokal dan visi untuk mengangkatnya ke ranah nasional bahkan hingga internasional. “Bengok itu dalam bahasa lokal artinya ya eceng gondok, sementara craft kan dalam bahasa Inggris artinya kerajinan jadi menggabungkan dua unsur ini menjadi doa bagi tim Bengok Craft,”jelasnya.

Ubah tanaman liar jadi bernilai

Tim Bengok Craft mengajak mahasiswa untuk menciptakan kreasi sederhana tapi menarik dari eceng gondok seperti gelang, tempat pensil, gantungan kunci, dan notes. Materi yang disiapkan juga cukup sederhana, yaitu hanya membutuhkan pisau kecil, pulpen dan penggaris. Masing-masing peserta dalam kelas dibagi dalam beberapa kelompok untuk membuat beberapa produk dari eceng gondok. Lalu tim Bengok Craft pun mendampingi untuk memberitahu cara membuatnya.

Baca Juga Kerennya Batik Semarang yang Makin Menawan dan Dilirik Anak Muda

Pertama, batang eceng gondok dibelah dan ditipiskan, bagian ini merupakan yang tersulit. Setelah batang menjadi pipih barulah bahan eceng gondok siap diolah sesuai kreativitas yang diinginkan. Asyiknya, setelah didampingi membuat produk kreatif eceng gondok, hasilnya bisa dibawa pulang ke rumah masing-masing.Menurut Aji, harga produk yang ditawarkan dengan mengolah eceng gondok mulai dari Rp 10 ribu untuk gelang hingga Rp 200ribu untuk produk tas.


Makin Jadi Ngerti, Ya Kandhani Aja!

Ridsa Meila Khazanah