Lestarikan Mainan Tradisional Misi Kampoeng Hompimpa Semarang

KANDHANI.COM – Tengah mencari komunitas untuk memperbanyak teman dan melakukan kegiatan yang fun? Wah, kamu wajib tahu tentang komunitas yang satu ini! Ya, komunitas Kampoeng Hompimpa Semarang, komunitas ini merupakan salah satu yang memiliki aktivitas unik dan jarang dimiliki oleh komunitas lainnya.

Pengin merasakan kembali permainan-permainan tradisional? Atau merasa ingin berkontribusi melestarikan berbagai permainan tradisional yang ada? Kamu bisa gabung di Komunitas Hompimpa Semarang.Yuk, kenalan dengan komunitas keren dari Semarang ini!

Gabung jadi anggota

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Kampoeng Hompimpa Semarang (@hompimpa.smg) on

Kampoeng Hompimpa Semarang adalah komunitas yang bergerak di bidang budaya, sosial, dan pendidikan yang bertujuan untuk melestarikan permainan-permainan tradisional. Berdiri dari tanggal 25 februari 2015, diketuai oleh Ahmad Misbahul Munir, yang akrab disapa Munir.

Para anggota komunitas ini berasal berbagai macam kalangan.Tetapi kebanyakan anggota adalah mahasiswa dari Universitas Negeri Semarang (UNNES). Komunitas ini bermarkas di Gang Kantil No. 50C, Gunungpati, Semarang. Setahun sekali Kampoeng Hompimpa Semarang membuka pendaftaran anggota yang dibuka pada pertengahan tahun, yaitu bulan Agustus hingga September. Mau bergabung tapi ngga tau caranya? Cara gabungnya gampang kok, langsung email aja ke hompimparegsemarang@gmail.com.

Aktif dengan berbagai kegiatan

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Kampoeng Hompimpa Semarang (@hompimpa.smg) on

Terbentuknya Kampoeng Hompimpa Semarang

Kampoeng Hompimpa Semarang terbentuk karena rasa keprihatinan terhadap anak jaman now yang lebih mengenal gadget dari pada permainan tradisional. ā€œBersosialisasi kurang, beda dengan permainan tradisional yang lebih menjunjung tinggi sosialisasiā€, tegas Munir saat ditemui tim Kandhani di agenda Car Free Day, Semarang.

Program-program Kampoeng Hompimpa Semarang menurut Munir nggak kalah seru dari berbagai komunitas yang ada. Banyak aktivitas yang dilakukan yaitu mulai dari mengedukasi dan mengenalkan komunitasnya saat Car Free Day (CFD), mendatangi beberapa sekolah untuk mempromosikan kerennya permaianan tradisional hingga aktif mengenalkan permaianan tradisional lewat sosial media. Semua aktivitas dan agenda yang dilakukan agar bisa berkontribusi untuk melestarikan permainan tradisional Indonesia agar tidak terlupakan.

 

Makin Jadi Ngerti, Ya Kandhani Aja!


Rafi Caesar Bagaskara