Lika-Liku Irzant “Ijan” Musthafa Kamal,Pentolan SWAGALI

KANDHANI.COM – Memilih hobi jadi sesuatu yang bernilai menjadi pilihan tepat bagi cowok kelahiran Semarang, 29 Desember 1997. Bernama lengkap Irzant Musthafa Kamal, akrab dipanggil Ijan adalah salah satu generasi muda yang nggak menyerah dengan impian dan cita-cita dalam dunia musik.

Walaupun masih berstatus sebagai mahasiswa semester tiga di Ilmu Komunikasi, Universitas Dian Nuswantoro, Ijan memiliki kesibukan yang padat dengan jalur musik hiphop yang sangat dicintainya. Kecintaannya dalam dunia hiphop memang membuatnya jadi anak muda yang selalu kritis dan mempertanyakan arti hidup.

Salah satu idola yang juga menginspirasinya untuk terjun dalam musik hiphop adalah rapper Tyga. Ijan mengawali karir bermusiknya di tahun 2013 saat masih duduk di bangku SMA. Awalnya ia hanya merasa iseng dan rasa penasaran untuk produktif dalam bermusik. Lalu dengan mantap Ijan pun membentuk duo hiphop rap SWAGALI dan mengawali debut nya dengan single pertama berjudul Story Of Us.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by unworthy (@ijanmus) on

Perjalanan Karir

Karir Ijan tentu saja tidak semudah membalikan telapak tangan. Ya, pada awal karir ia menyebarkan karyanya dengan cara mulut ke mulut yang bahkan tidak semua orang bisa menerimanya. Namun Ijan tak menyerah dan terus berkarya, alhasil SWAGALI berhasil merilis single kedua yaitu Cewe VIP.

Ijan bahkan berkisah bahwa ia sempat mengalami masa pahit mulai nggak dibayar sepeser pun hingga cibiran dan pernah diremehkan karena memilih musik yang berbeda dari tren musik yang ada. Namun karena kecintaannya di dunia hiphop, semua dilakoninya tanpa banyak protes. Kini, Ijan bisa menikmati buah kesabaran dan kerja kerasnya karena mampu menjadi ikon hiphop rap Semarang yang sudah diakui dan laris tampil di berbagai kota.

Berkarya bagi Ijan bukan hanya melulu soal materi. Tetapi juga ada misi yang ingin disampaikan dalam setiap lirik lagu yang ditulis oleh SWAGALI. Menurutnya, menciptakan lirik bukan sekadar menyampaikan pesan atau menghibur tetapi juga bisa menjadi protes dan kritik sosial untuk menyadarkan para pendengarnya. Seperti lagu yang berjudul “Once Upon A Time” berkisah tentang  jatuh bangunnya kehidupan dan usaha untuk bangkit lagi.

Pengabdian untuk lingkungan sekitar

Untuk bisa terjun ke dunia industri musik hip hop sangatlah tidak mudah tetapi Ijan mampu membuktikannya. Lewat karya dan pengalamannya, Ijan juga ingin membuka peluang bagi para anak muda yang berpotensi untuk tampil di atas panggung.

Tidak hanya menginspirasi namun  Ijan juga memberikan ruang berbagi bagi yang berminat sama .Tak segan ia juga menawarkan untuk bisa berbagi panggung agar banyak anak muda tidak menyerah dengan mimpi dan cita-citanya. Ijan bahkan berpesan kepada teman-teman yang juga tengah putus asa dengan impiannyam untuk tetap komitmen dan kerja keras.  “Takdir ada di tangan Tuhan, tergantung jalan mu mau kemana.” ucapnya.

Ijan berhasil membuktikan keseriusannya di dunia hiphop. Nah, gimana dengan kamu? Apakah masih punya semangat untuk mewujudkan impian dan cita-citamu??

 

Makin Jadi Ngerti, Ya Kandhani Aja!


Aurellia Inez Megaputri